
waktu aku mengibarkan bendera bendera takdir itu
aku menerimanya
semuanya...
memang sudah di takdirkan untuk aku
jenuh memikirkan hikmahnya
tak jua datang dalam benak ku
dan di kala aku hampir lemah dan tak bermaya...
rona rona berkabur dan kabus
menyilau mata ini untuk memandangnya
dan akhirnya ...
tersingkap satu demi satu...
terimakasih...
kerna pilihan aku yang dulunya
tindakkan bodoh sebagai manusia berakal
kini tak perlu lagi aku sangsi...